Tentang Kami

Cikal bakal Lembaga Gerakan Masyarakat Papua Lestari (GEMAPALA) sebenarnya secara ‘defacto’ dimulai pada tahun 2001 berawal dari kumpulan anak muda dari berbagai profesi dan berbagai latar belakang pendidikan di Kota Fakfak yang sering melakukan kegiatan bersama. Dalam perkembangannya dengan melihat serta merasakan kondisi dan realitas sosial kemasyarakatan di Papua yang “sangat memprihatinkan” seperti : ekspolitasi sumber daya alam besar-besaran dan perusakan lingkungan dengan diwarnai kolusi- korupsi-nepotisme disertai pelanggaran HAM dan pelanggaran hak-hak adat tradisional masyarakat Papua yang nyaris “tak tersentuh hukum” diperparah lagi dengan dampak kebijakan ekonomi Pemerintah Pusat yang ‘memberatkan rakyat’ sungguh-sungguh membuat kondisi masyarakat Papua lambat laun menjadi ‘masyarakat marginal’ di era globalisasi ini, maka dengan didasari keinginan luhur dan visi mewujudkan transformasi sosial kemasyarakatan di Papua, pada bulan Februari 2004 mulai dirumuskan statuta dan bentuk wadah/kelembagaan demi mewujudkan visi tersebut.

Namun terbentur kendala ‘dana’ dan karena di kota Fakfak belum ada Notaris yang tetap guna pengurusan & pengesahan Badan Hukum / Akte Notaris. (pengurusan Akte Notaris harus ke kota / daerah lain yang memerlukan biaya yang besar), baru pada tanggal 16 Juli 2005 diurus badan hukum / Akte Notaris di kota Manado, dan GEMAPALA berbadan hukum pada tanggal 27 September 2005, berdasarkan Akte Notaris No. 60 oleh Notaris WINAR SIANET, SH. Pada tanggal 08 Juli 2006 resmi terdaftar di Kantor Kesatuan Bangsa Kabupaten Fakfak.

Atas suatu dorongan untuk berperan mewujudkan tatanan kehidupan Masyarakat Sipil Papua yang demokratis, beradab dan sejahtera. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas hidup, kesehatan, kecerdasan, dan kesejahteraan seluruh masyarakat Papua secara adil, merata serta peduli terhadap kelestarian Lingkungan alam Papua.