FAKFAK – Rapat Senat terbuka Luar Biasa Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Stia Asy-Syafi`iyah Fakfak Angkatan Ke- XII, kemarin (21/11) dilakukan wisuda Strata Satu (S-1) 50 mahasiswa yang berlangsung di Gedung Wintder Tuare Fakfak

Upacara Wisuda dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten fakfak Drs H Nasrun P Elake, Koordinator Kopertis Wilayah XIV Papua-Papua Barat Dr Suriel S Mofu, S.Pd, M.Ed, M.Phil, serta Ketua Stia Asy-Syafi`iyah Fakfak H Abubakar Saleh Bauw,SH, M.Si.

Berdasarkan Surat Keputusan ketua Stia Asy-Syafi`iyah Fakfak Nomor : 14/2.5-330/SK/2017 tentang Wisuda Lulusan Sarjana Strata Satu (S-1) Angkatan Ke-XII tahun 2017 menyatakan Irfani Fauziah Raka,S.AP sebagai Lulusan terbaik dengan IPK tertinggi yakni 3,83 dengan predikat Pujian, sementara 49 orang lainya menyandang predikat Pujian Ke-II,Sangat Memuaskan serta Memuaskan.

Ketua Koordinator Kopertis Wilayah XIV Papua-Papua Barat Dr Suriel S Mofu, S.Pd, M.Ed, M.Phil dalam sambutanya menegaskan,Stia Asy-Syafi`iyah Fakfak merupakan salah satu perguruan tinggi swasta yang memiliki legal standing baik dari sisi persyaratan formal maupun akademik. Sehingga pihaknya berharap kepada masyarakat agar tidak ragu-ragu melanjutkan perkuliahan di kampus tersebut (Stia Asy-Syafi`iyah-red), Tegas Mofu

Dia mengungkapkan, terdapat beberapa perguruan tinggi di Tanah Papua tanpa izin Kopertis dan sedang melaksanakan kegiatan akademik. “Ini berbahaya, secara ilegal pendidikan telah dilaksanakan, Lulusan akan bermasalah karena tidak diakui oleh Negara, termasuk Ijazah tembak juga illegal, karena yang menggunakan Ijazah tembak dipenjara 5 tahun didenda Rp 500 Juta, lembaga yang mengeluarkan ijazah palsu dipenjara 10 tahun dan didenda Rp 1 miliar,

“Jangan coba-coba menggunakan ijaza illegal, saya akan proses secara hukum dan upayah pidana akan saya tempuh,”tegasnya.(ret)